Apa yang di Maksud dengan Tanah Girik dan Bagaimana Caranya Mengurus Jadi Hak Milik?

Pernahkah anda mendengar Tanah Girik ? Nah, istilah Tanah Girik telah lazim digunakan untuk tanah yang belum ada sertifkatnya. Dan Apa yang di Maksud dengan tanah girik? Tanah Girik yaitu surat kuasa atas lahan termasuk dengan penguasaaan tanah secara estafet atau turun temurun ataupun secara adat. Surat Girik Tanah bisa juga jadi bukti sebagai pembayar pajak PBB atas bidang tanah yang klaim atas serta bangunannya.. Dan biasanya, kekuasaan atas hak milik tanah dengan bukti surat girik tanah yaitu dari warisan atau keluarga. Meskipun dalam beberapa kasus belakangan, tanah girik sudah bisa di dapatkan dengan melalui proses jual beli surat tanah girik. Tanah girik yang artinya disini tanah yang tidak ada surat-suratan atau tidak memiliki sertifikat resmi dari pemilik. Agar supaya Legal di mata hukum indonesia, maka demikian tanah girik harus di daftakarkann dengan konversi hak milik ke kantor pertanahan setempat.

Dimulai dari hal tersebut bahwa dalam II Nomor 5 Tahun 1960 atau Undang-Undang Pokok Agraria(UUPA). Ada pula hak-hak yang ada di dalam UUPA demikian mencakup hak kepemilikan, hak guna, hak guna usaha, hak pakai, beserta lain-lain dan sebagainya. Jenis Tanah yang belum bersetifikat, di antaranya, petok D, rincik, Verponding Indonesia, Ketitir. Dan berikutnya yaitu tanah sisa hukum Hindia-Belanda seperti eigendom verponding, opstaal, erpacht, vruchtgebruik. Karena Belum mempunyai sertfikat tanah yang resmi, maka wajar apabila harga tanah girik relatif cukup murah ketimbang tanah dengan yang mempunyai surat atau sertifikat Hak Milik atau Resmi.

Akan tetapi tidak perlu khawatir apabila tidak mempunyai surat, girik tanah juga sudah bisa di ubah menjadi AJB yang kemudian di daftarkan sebagai HGU maupun SHM di BPN atau yang di sebut Badan Pertanahan Nasional. Pemilik tanah girik bisa mengajukan statusnya menjadi Hak milik penuh untuk kepemilikan tanah individual atau perorangan. Bagi pembeli tanah girik, ada bagunya mengecek dahulu status tanah tersebut agar bisa terhindar dari penipuan atau jangan sampai berada di jalur hukum. Pengecekan status tanah girik bisa saja dengan mengcek secara langsung di Kantor Badan Pertanahan Nasional maupun PPAT. Bagi calon yang ingin membeli juga bisa memastikan bahwa status surat tanah girik lewat bukti pembayaran PBB, setidaknya pembayaran Pajak PBB dalam tiga tahun belakangan.

Beberapa hal yang lain juga guna untuk memastikan bahwa tanah girik bebas dari sengketa dengan meminta surat keterangan dari penjual tanah tersebut yang sudah dari pemerintah desa sekitar atau kelurahan bahwa tanah yang di jual tersebut tidak ada atau tidak pernah di sengketakan.

Dan biaya pembuatan surat hak milik tanah dari girik biasanya tergantung dari wilayah atau lokasi setempat dan beserta luas tanahnya, Semakin luas lokasi dan terlihat semakin strategis misalnya untuk bisa jadi lokasi bisnis atau usaha walaupun girik tanah biayanya mungkin akan lebih besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published.